RSPO RT2026 Bahas Kebakaran di Indonesia, Gerbang Ekspor Tunggal, dan Inklusi Petani Swadaya

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 November 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Anggota RSPO didesak untuk bersuara membela sektor minyak sawit berkelanjutan berdasarkan data akurat, fakta, dan bukti tindakan pencegahan serta penanggulangan kebakaran.
  • DSI mengklarifikasi perannya dalam melindungi kontinuitas ekspor dan menjaga rantai ketertelusuran minyak sawit.
  • Kelompok petani swadaya yang baru memperoleh sertifikasi dan calon pembeli dari korporasi internasional menjajaki peluang komersial melalui penjualan Kredit Petani Swadaya (Independent Smallholder Credits).

JAKARTA, 4 November 2026 /PRNewswire/ — Konferensi Tahunan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RT2026) mempertemukan para pemangku kepentingan global untuk memobilisasi aksi nyata bagi industri minyak sawit yang lebih berkelanjutan, dengan memastikan mandat dasar RSPO terus memberikan kemajuan lingkungan dan sosial yang nyata di tengah perubahan kondisi geopolitik dan dinamika pasar dunia.

RSPO CEO Joseph D'Cruz at the RT2026 Opening Ceremony
RSPO CEO Joseph D’Cruz at the RT2026 Opening Ceremony

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia: Data menunjukkan konsesi bersertifikat RSPO terdampak kebakaran pada tingkat yang jauh lebih rendah daripada rata-rata industri

Konferensi utama RSPO ini diselenggarakan pada periode yang penuh tantangan bagi Indonesia. Di tengah salah satu fenomena El Niño terkuat dalam sejarah, kebakaran hutan dan lahan telah membakar lebih dari 1,9 juta hektare di seluruh penjuru nusantara antara Januari hingga September 2026, berdasarkan analisis satelit oleh Nusantara Atlas.

Dalam pidato kuncinya, Chief Executive Officer (CEO) RSPO, Joseph D’Cruz, menanggapi kritik publik yang ditujukan kepada sektor ini, sembari mengapresiasi kerja keras para anggota RSPO dalam memadamkan kebakaran di garis depan di Sumatera dan Kalimantan.

"Kita bukanlah industri yang bersembunyi dari pengawasan publik. Kita adalah sebuah kemitraan yang memantau diri sendiri secara lebih ketat dibandingkan pihak luar mana pun yang memantau kita."

Saat memaparkan data awal pemantauan satelit dari Nusantara Atlas untuk periode Januari hingga September 2026, Dr. David Gaveau, pendiri TheTreeMap, menyatakan, "Ketika kita mencermati kebakaran di dalam area konsesi bersertifikat RSPO dan melakukan verifikasi silang data tersebut dengan RSPO, kami mendapati 14.500 hektare lahan terbakar atau terdampak api di dalam konsesi-konsesi ini. Angka ini mencakup sekitar 0,8% dari total 1,9 juta hektare yang terbakar di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026."

D’Cruz menambahkan, "Jika konsesi tertentu menunjukkan pola kebakaran yang tidak wajar, kami akan mengidentifikasi dan menginvestigasinya. Selain itu, hasil analisis memperlihatkan bahwa tidak ada lahan yang terbakar di lahan milik petani swadaya bersertifikat RSPO. Hingga saat ini, tidak ada data atau bukti apa pun yang mengindikasikan bahwa unit bersertifikat RSPO secara sengaja menyulut api."

D’Cruz menyampaikan seruan tegas agar Anggota RSPO memanfaatkan data, fakta, dan bukti yang tersedia:

"Kita semua harus menunjukkan kemauan untuk mempertahankan apa yang telah kita bangun. Ketika kita memilih diam, kita membiarkan pelaku-pelaku terburuk mendefinisikan industri kita dan merusak kerja keras selama dua dekade, serta membiarkan sistem yang menjadi tumpuan jutaan mata pencaharian diremehkan oleh pihak-pihak yang tidak pernah memahaminya."

Menghubungkan Petani Swadaya dengan Pembeli Global

Mata pencaharian masyarakat pedesaan paling nyata tercermin pada kalangan petani kecil, yang memproduksi hampir separuh dari total minyak sawit di Indonesia. Indonesia merupakan rumah bagi 77% petani swadaya bersertifikat RSPO di dunia. RT2026 memberikan penghargaan kepada 45 kelompok petani swadaya baru dari Kolombia, Indonesia, Malaysia, Peru, dan Thailand yang telah berhasil menuntaskan sertifikasi awal RSPO mereka.

Selain itu, ajang Temu Bisnis Petani Swadaya RSPO (RSPO Independent Smallholder Business Matching) mempertemukan para calon pembeli kredit dengan petani swadaya dari berbagai belahan dunia. RSPO memberikan apresiasi kepada anggota-anggota teladan atas dukungan nyata mereka terhadap petani swadaya melalui pembelian Kredit RSPO periode November 2025 hingga September 2026: Kao Corporation, Nestlé S.A., dan Unilever PLC, bersama pembeli perdana terkemuka seperti Lakeland Dairies Co-operative Society Limited dan Pitak Palm Oil Company Limited.

Makna Gerbang Ekspor Indonesia bagi Minyak Sawit Berkelanjutan

Gerbang Ekspor Tunggal (Single Export Gate) Indonesia merupakan salah satu perkembangan paling signifikan di sektor ini, yang menata ulang lanskap ekspor sawit Indonesia di kancah global. Pada tahun 2026, Danantara Indonesia, badan investasi pemerintah, mendirikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk mengawasi dan mengelola ekspor komoditas strategis. Dalam kerangka kerja ini, Luke Mahony, CEO DSI, menjelaskan dalam sebuah Dialog Khusus (Special Dialogue) mengenai bagaimana sistem baru ini bersama dengan minyak sawit berkelanjutan dapat saling melengkapi guna memperkuat kepercayaan pasar global.

"Kami menyambut baik dialog dengan RSPO ini karena aspek keberlanjutan dan akses pasar harus berjalan beriringan. Mandat DSI sangat tegas: kami memfasilitasi, bukan menghambat. Kami hadir untuk menegakkan standar industri, mempermudah kepatuhan regulasi, serta memperkuat kepercayaan dunia terhadap minyak sawit Indonesia,"

ungkap Mahony. DSI bertujuan untuk menghadirkan transparansi dan kredibilitas pada pasar komoditas Indonesia, dengan memanfaatkan data yang ada dalam ekosistem dan memadukannya dengan realitas pasar, termasuk aspek keberlanjutan dari perspektif RSPO, pasokan, harga, dan produksi. Di bawah model perantara DSI yang akan diluncurkan pada Januari 2027, pembeli dan penjual tetap menjaga hubungan bisnis mereka, sementara DSI melindungi kontinuitas ekspor dan menjaga rantai ketertelusuran.

Tentang RSPO:

Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) adalah kemitraan global untuk mewujudkan industri minyak sawit yang berkelanjutan. Dibentuk pada tahun 2004, RSPO adalah organisasi nirlaba dengan banyak pemangku kepentingan yang menyatukan para anggota dari seluruh rantai nilai minyak sawit, termasuk produsen kelapa sawit, pengolah dan pedagang minyak sawit, produsen barang konsumen, peritel, bank dan investor, lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan atau konservasi alam, serta LSM sosial atau pembangunan.

Sebagai kemitraan untuk kemajuan dan dampak positif, RSPO memfasilitasi perubahan global demi mewujudkan produksi dan konsumsi minyak sawit yang berkelanjutan. Untuk menginspirasi perubahan, kami mengomunikasikan manfaat lingkungan dan sosial. Untuk mendorong kemajuan, kami mengatalisis kolaborasi. Untuk memberikan jaminan terpercaya, kami menetapkan standar sertifikasi.

RSPO terdaftar secara resmi sebagai asosiasi internasional di Zurich, Swiss, dengan kantor pusat operasional di Malaysia dan Indonesia, serta kantor perwakilan di Tiongkok, Kolombia, Belanda, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.

Berita Terkait

MINISO Rayakan 10 Tahun di Indonesia, SUPER MINISO Pertama di Asia Tenggara Resmi Dibuka, Hadirkan Pengalaman Baru Berbasis IP
MEIYUME HADIRKAN BEACON DI COSMOPACK ASIA 2026
Shudao Investment Group Jadi Pusat Perhatian di Ajang Global Panda Partners Conference 2026
Bakery China Autumn 2026 Catat Kenaikan Jumlah Pembeli Internasional Sebesar 50%; Chengdu Jadi Tuan Rumah Edisi 2027
CJ BIO Luncurkan NewtriSolution™, Platform Berbasis Data yang Menekan Risiko Formulasi Pakan
Envision Green Ammonia Pasok Bahan Bakar VLAC Pertama di Dunia
Blokees Jadi Mitra Strategis Konser Hatsune Miku “MIKU WITH YOU 2026” di Tiongkok
Trane Perluas Program Beasiswa Future Climate Engineers, Jangkau Lebih Banyak Mahasiswa di Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:20 WIB

RSPO RT2026 Bahas Kebakaran di Indonesia, Gerbang Ekspor Tunggal, dan Inklusi Petani Swadaya

Rabu, 4 November 2026 - 09:14 WIB

MINISO Rayakan 10 Tahun di Indonesia, SUPER MINISO Pertama di Asia Tenggara Resmi Dibuka, Hadirkan Pengalaman Baru Berbasis IP

Rabu, 4 November 2026 - 07:40 WIB

MEIYUME HADIRKAN BEACON DI COSMOPACK ASIA 2026

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Shudao Investment Group Jadi Pusat Perhatian di Ajang Global Panda Partners Conference 2026

Rabu, 4 November 2026 - 06:34 WIB

Bakery China Autumn 2026 Catat Kenaikan Jumlah Pembeli Internasional Sebesar 50%; Chengdu Jadi Tuan Rumah Edisi 2027

Berita Terbaru

Pers Rilis

MEIYUME HADIRKAN BEACON DI COSMOPACK ASIA 2026

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:40 WIB