Shell Recharge dan SINEXCEL Jalin Kolaborasi, Bangun Laboratorium Bersama guna Mempercepat Pengembangan Teknologi Pengisian Daya EV

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHENZHEN, Tiongkok, 18 Juni, 2026 /PRNewswire/ — Shell Recharge dan SINEXCEL (300693.SZ) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan meresmikan Shell Recharge–SINEXCEL Joint Laboratory di Shenzhen. Langkah ini menjadi momentum baru dalam kolaborasi kedua perusahaan untuk mengembangkan teknologi pengisian daya mobil listrik (EV) generasi berikutnya serta solusi energi berkelanjutan.

MoU ini diteken oleh Chief Engineer, Shell E-Mobility China, Evan Li, dan General Manager, EV Charging Solutions, SINEXCEL, Kecheng Guo, serta disaksikan jajaran pimpinan kedua perusahaan.

Shell Recharge and SINEXCEL Launch Joint Innovation Lab to Accelerate EV Charging Innovation
Shell Recharge and SINEXCEL Launch Joint Innovation Lab to Accelerate EV Charging Innovation

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berfokus pada Lima Bidang Teknologi Strategis

Seiring dengan melonjaknya kebutuhan industri EV global terhadap sistem pengisian daya yang lebih cepat, efisien, dan cerdas, Shell Recharge dan SINEXCEL memadukan keunggulan masing-masing untuk menjawab berbagai tantangan di sektor tersebut. Shell menguasai pengalaman global di bidang energi, sementara SINEXCEL membawa keahlian dalam teknologi elektronika daya.

Laboratorium bersama ini akan menjadi pusat kolaborasi untuk teknologi, riset dan pengembangan (R&D), inkubasi proyek, serta pengujian berbagai inovasi baru. Pada tahap awal, laboratorium ini akan berfokus pada lima bidang utama:

  • Pengisian daya ultra-cepat generasi baru: didukung arsitektur berbobot ringan dan berefisiensi tinggi.
  • Sistem penjadwalan terintegrasi antara komputasi awan dan pengisi daya (cloud-charger): meningkatkan efisiensi pengelolaan energi.
  • Solusi energi surya, penyimpanan energi, dan pengisian daya terintegrasi: memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan.
  • Teknologi pengisian daya megawatt: infrastruktur untuk kendaraan niaga berukuran besar dan armada logistik.
  • Teknologi operasi dan pemeliharaan (O&M) cerdas: memanfaatkan AI untuk pemantauan real-time dan pemeliharaan prediktif guna meningkatkan efisiensi operasional.

Menyelaraskan Strategi untuk Menciptakan Valuasi Jangka Panjang

Dalam acara peresmian MoU tersebut, kedua perusahaan juga membahas penyelarasan strategi pengembangan produk dan strategi ekspansi di pasar global.

"Laboratorium bersama ini tidak hanya menjadi sarana untuk menjawab tantangan teknis utama, namun juga wadah inovasi dalam mengembangkan model bisnis baru dan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan," ujar Evan Li, Chief Engineer, Shell E-Mobility China. "Dengan memadukan pengalaman global Shell di sektor ritel energi dan teknologi perangkat keras mutakhir, kami ingin mempercepat penerapan hasil riset sebagai solusi nyata yang dapat digunakan pasar. Langkah ini juga akan mendorong ekosistem pengisian daya EV menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan."

Kecheng Guo, General Manager, EV Charging Solutions, SINEXCEL, menambahkan: "Kemitraan ini menggabungkan keunggulan kedua perusahaan untuk menghadirkan solusi yang lebih kompetitif bagi pasar. Bersama Shell Recharge, kami akan menghadirkan solusi yang lebih kompetitif dan terintegrasi sehingga pengalaman pengisian daya menjadi lebih cepat, cerdas, dan andal. Kolaborasi ini juga menjadi kontribusi nyata kami dalam mendukung pengembangan ekosistem energi hijau global."

Momentum Baru bagi Mobilitas Berkelanjutan

Peresmian laboratorium bersama ini mengawali fase operasional penuh dari kemitraan Shell Recharge dan SINEXCEL. Ke depan, kedua perusahaan akan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengembangkan berbagai inovasi teknologi dan memperluas penerapannya di berbagai sektor. Shell Recharge dan SINEXCEL ingin mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, aman, dan efisien di tingkat global.

Narahubung:
melody_yu@sinexcel.com

Berita Terkait

Pylontech Luncurkan PyOcean, Sistem Penyimpanan Energi 6,4 MWh dengan Sel 601Ah yang Dikembangkan secara Independen
Sanya Kembali Jadi Tuan Rumah Formula E, Buka Seri Asia Musim 2027 dan Perkuat Posisi sebagai Pusat Ajang Global
CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI
Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI
Coda dan EKRAF Buka Akses Pengembang Gim Tanah Air
Dahua Technology Pamerkan “Visible AI in New Energy” di Intersolar Europe 2026
CGTN: “China Opportunity 2.0” Buka Peluang Pertumbuhan Baru bagi Dunia Usaha Global
Presiden Baru CIMA: Masa Depan Keuangan dan Akuntansi Akan Dibangun Di Atas Dasar Kepercayaan, Inovasi, dan Peluang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:26 WIB

Pylontech Luncurkan PyOcean, Sistem Penyimpanan Energi 6,4 MWh dengan Sel 601Ah yang Dikembangkan secara Independen

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:19 WIB

Sanya Kembali Jadi Tuan Rumah Formula E, Buka Seri Asia Musim 2027 dan Perkuat Posisi sebagai Pusat Ajang Global

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:20 WIB

CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:44 WIB

Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Coda dan EKRAF Buka Akses Pengembang Gim Tanah Air

Berita Terbaru

Pers Rilis

Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI

Jumat, 26 Jun 2026 - 07:44 WIB

Pers Rilis

Coda dan EKRAF Buka Akses Pengembang Gim Tanah Air

Jumat, 26 Jun 2026 - 06:31 WIB